Bercocok Tanam
News Update
Loading...

Tuesday, April 6, 2021

Tanaman Hias Gantung Media Air Yang Mudah Dirawat

Tanaman Hias Gantung Media Air Yang Mudah Dirawat

Selain menggunakan tanah, nyatanya air juga bisa menjadi media tanam yang dipergunakan untuk merawat tanaman hias di rumah.

Tanaman Hias Gantung Media Air Yang Mudah Dirawat
Cukup berbeda dengan tanaman dengan media tanam tanah, tanaman media air hanya membutuhkan vas bening atau kaca supaya bisa terlihat pertumbuhan akarnya.

Nah yang menjadi pertanyaan disini ialah, apa saja jenis tanaman yang bisa ditanam menggunakan air? Agar anda memperoleh informasi yang lebih lengkap, yuk simak daftar berikut :

1. Philodendron

Bisa disebut jika tanaman hias yang satu ini bisa tumbuh dengan baik pada semua kondisi cahaya. Bahkan perawatannya hanya bisa menggunakan media air.

Dalam hal ini, anda  bisa menempatkan philodendron pada lokasi yang mempunyai pencahayaan yang terang. Tujuannya agar tanaman ini bisa memperoleh pertumbuhan yang baik dan maksimal.

2. African Violet

Umumnya, proses menumbuhkan violet Afrika dalam air dengan menggunakan daun merupakan cara yang sangat baik untuk memperoleh tiruan dari tanaman induk.

Meski ada pula beberapa warna violet yang akan menghasilkan tanaman dengan bunga berwarna solid. Tips penanamannya, pilih daun violet Afrika yang masih muda serta sehat.

Lakukan pemotongan daun dengan batang sekitar dua inci, serta letakkan daun di dalam botol berleher sempit. Sehingga akan membuat daun menggantung dan kering.

Sedangkan untuk pembentukan akar, setidaknya memerlukan waktu sekitar satu bulan. Jadi tanaman ini perlu dirawat dengan baik.

3. Begonia

Tanaman Begonia hardy wax yang umumnya mempunyai simpul daun sangat menonjol, bisa dengan mudah membentuk akar di dalam air.

Bahkan untuk merawat tanaman ini agar mudah tubuh, hanya memerlukan satu daun untuk memulai. Akan tetapi, diperlukan waktu yang cukup hingga beberapa bulan agar akar bisa terbentuk.

Sedangkan untuk langkah perawatan, akan lebih baik jika dilakukan dengan mengganti air setiap satu minggu sekali. Tujuannya ialah utnuk mencegah bakteri yang bisa menyebabkan pembusukan akar.

4. Coleus

Anda bisa mengambil setidaknya enam inci potongan tanaman ini, serta buang bagian daun dari empat inci di bagian bawah.

Selanjutnya, letakkan potongan tersebut di dalam gelas atau vas yang sudah berisi air. Maka akar akan mulai terbentuk dalam hitungan beberapa minggu saja.

Perawatan yang bisa anda lakukan ialah dengan menambahkan sedikit teh kompos ke dalam air selama pergantian bulanan. Hal ini akan membantu tanaman hias coleus bisa tumbuh subur.

5. Baby’s Tears

Nyatanya, tanaman yang menghasilkan banyak daun kecil ini bisa dengan mudah beradaptasi pada pertumbuhan di air.

Akan tetapi, anda juga harus memperhatikan bawha daun yang terendam bisa mulai membusuk. Sehingga, langkah penggantian air harus dilakukan setiap satu minggu sekali.

Selanjutnya, cukup biarkan permukaan air turun, tepatnya ketika akar sudah mulai terbentuk dengan baik. Tujuannya, agar memberikan kelembapan pada tanaman.

Monday, April 5, 2021

Macam Dan Jenis Bonsai Beringin Ficus

Macam Dan Jenis Bonsai Beringin Ficus

Jika anda tergolong sebagai pecinta tanaman hias bonsai, maka sudah pasti paham dengan bonsai beringin.

Macam Dan Jenis Bonsai Beringin Ficus
Dalam hal ini, ada begitu banyak macam dan jenis bonsai beringin. Serta menurut kabar, bonsai ini mempunyai harga yang relatif tinggi. Sehingga bisa menjadi lahan bisnis bagi anda.

Nah berperan sebagai salah satu referensi, maka disini kami akan mengulas beberapa jenis bonsai beringin. Sehingga anda lebih kenal dan paham jenis tanaman beringin apa saja yang sering dijadikan bonsai.

Ragam Dan Jenis Bonsai Beringin

Seperti yang kita ketahui, beringin memang cocok untuk dijadikan tanaman hias di rumah. Hal ini lantaran beringin mempunyai karakteristik yang unik.

Akan tetapi, dalam perawatannya harus disesuaikan dengan jenis beringin yang kita tanam. Bahkan perawatan tidak bisa dilakukan sembarangan.

Apa saja jenis beringin yang sering dijadikan bonsai? Berikut ulasan lengkap bagi anda yang penasaran. Simak baik-baik ya!

1. Ficus Microcarpa

Tanaman beringin yang satu ini bisa tumbuh baik di area yang mempunyai iklim tropis. Bahkan jenis ini mempunyai kayu yang halus sekaligus daun yang lonjong dan bisa tumbuh besar. Selain itu, jenis ini juga bisa tumbuh mencapai tinggi hingga 33 meter. 

Lebih lanjut, Ficus Microcarpa menjadi tanaman hias dan masuk pada salah satu pohon jalanan yang paling umum pada iklim hangat.

Menurut Wikipedia, tanaman ini sudah menyebar ke Afrika Utara, Irak, Pakistan, Jepang dan Hawaii. Sedangkan untuk Amerika, berada di kawasan Florida, Amerika Tengah dan Selatan.
Umumnya, jenis ficus ini dijadikan bonsai yang bisa tumbuh dalam ruangan.

2. Ficus Benjamina

Bagi anda yang tergolong pemula dalam dunia bonsai, maka jenis ficus yang satu ini sangat cocok untuk anda. Pasalnya, jenis yang satu ini sangat baik ditanam pada iklim tropis.

Untuk perawatan yang dilakukan dengan baik dan benar, maka jenis bonsai beringin ini juga bisa hidup dalam ruangan. Bahkan tidak sedikit orang yang menyarankan untuk merawatnya dalam ruangan seperti kantor, rumah, dll.

Terlepas dari fungsinya untuk membuat rumah semakin anggun. Tentu bonsai ini juga mampu memproduksi oksigen yang tinggi. Dengan kata lain, bonsai ini sangat baik untuk kesehatan sekaligus menyejukkan ruangan.

3. Ficus Retusa

Meski tergolong beringin, namun Ficus Retusa sejenis pohon cemara yang bisa tumbuh cepat, bulat, berkepala lebar, serta selalu hijau.

Batangnya bertekstur halus dan berwarna abu-abu yang cukup mencolok. Serta bisa tumbuh hingga dengan diameter 1 meter.

Pohon ini mempunya daun berbentuk bulat telur licin. Umumnya lebih panjang dari 10 cm dan tersusun secara spiral.

Ketiga jenis ficus di atas sangat cocok bagi anda yang beru belajar menanam bonsai. Selain mudah, tentu perawatan yang dibutuhkan sangat sederhana.

Sunday, April 4, 2021

Tips Membuat Taman Indoor Pada Rumah Minimalis

Tips Membuat Taman Indoor Pada Rumah Minimalis

Meski anda mempunyai rumah minimalis, bukan berarti kondisi tersebut tidak mengizinkan anda menyatu dengan alam. Pasalnya, anda masih tetap bisa memberikan kesan alami pada rumah. Salah satunya ialah dengan membuat taman indoor.

Tips Membuat Taman Indoor Pada Rumah Minimalis
Akan tetapi, lantaran rumah minimalis lebih identik dengan gaya yang sederhana dan mempunyai lahan sempit. Tentu membutuhkan perhatian khusus agar hasil desain taman lebih menarik.

Nah, intinya anda harus memperhatikan lebih detail tentang cara membuat taman indoor. Anda pun harus membuat taman yang tepat agar rumah semakin sejuk dan tanaman bisa tumbuh dengan maksimal.

Dikutip dari beberapa sumber, setidaknya ada beberapa poin yang harus anda perhatikan saat membuat tanaman indoor pada rumah minimalis. Apa saja?

1. Pencahayaan Yang Cukup

Tentunya tanaman memerlukan cahaya dalam proses fotosinstesis, tumbuh serta bertahan hidup. Jika tidak memperoleh cahaya yang cukup, bisa jadi tanaman akan gagal tumbuh atau bahkan mati.

Jadi, jika anda ingin membuat taman indoor di rumah minimalis, perlu diperhatikan unsur cahaya harus tercukupi. Pastikan kebutuhan cahaya tanaman terpenuhi.

Jika memang dirasa sulit untuk memperoleh cahaya matahari, maka anda pun bisa memasang sumber cahaya buatan. Sebagai contoh ialah lampu khusus tanaman.

2. Sesuaikan Kelembapan Udara

Umumnya tanaman hias indoor memperoleh kelembapan yang rendah. Sehingga tanaman lebih mudah layu dan daunnya berubah menjadi kecokelatan.

Perlu diketahui, tanaman bisa tumbuh subur pada area yang lembab. Oleh karena itu, pastikan jika taman indoor anda memperoleh tingkat kelembapan yang cukup.

Cara yang paling mudah ialah dengan menyemprotkan air ke tanaman. Atau bisa pula dengan menempatkan nampan berisi air di samping tanaman.

3. Rajin Menyiram

Tanaman yang diletakkan pada wadah, mempunyai kencenderungan lebih cepat kering. Jika ditanam langsung  di tanah, maka tanaman tidak akan cepat kering.

Nah, jika anda punyai taman indoor, maka harus rutin menyiram tanaman. Hal tersebut agar tanaman bisa tumbuh subur dan lebih asri.

Atau jika anda tidak ingin repot, bisa menggunakan sistem penyiraman yang otomatis. Bahkan bisa pula dengan memanfaatkan sistem tanam hidroponik.

4. Memilih Tanaman Yang Cocok

Meski terbilang sederhana, namun anda tetap harus memilih jenis tanaman yang tepat untuk taman indoor. Tipsnya, pilih tanaman yang memang sesuai dengan karakteristik taman rumah.

Umumnya, kebanyakan orang menanam spider plant, lidah buaya, atau tanaman giok di taman rumah. Terlepas dari itu, anda juga bisa menanam jenis sayur seperti selada dan rempah.

5. Menentukan Desain Taman

Ada begitu banyak jenis inovasi desain taman yang bisa anda pilih. Namun pastikan desain tersebut sesuai dengan luas bangunan rumah.

Sedangkan untuk rumah minimalis yang umumnya berukuran kecil, akan lbih baik jika memilih taman vertikal. Pasalnya bentuk desain taman ini lebih menghemat ruang.

Selain itu, anda juga bisa menanam beberapa jenis tanaman di dinding rumah. Sehingga nantinya, rumah minimalis akan tampak lebih hijau.

Saturday, April 3, 2021

Metode Pembuatan Taman Kering Yang Mudah

Metode Pembuatan Taman Kering Yang Mudah

Seperti apa Metode Pembuatan Taman Kering Yang Mudah? Untuk sekedar tambahan referensi, tidak ada salahnya jika anda menyimak artikel ini hingga tuntas.

Metode Pembuatan Taman Kering Yang Mudah
Nah, terkadang kebanyakan orang merasa sedikit repot untuk bisa mengurus taman di rumah. Khususnya pada waktu musim kemarau yang menuntut penyiraman tanaman secara rutin.

Sedangkan saat masuk pada musim penghujan, justru kita harus lebih rajin dalam mencabut rumput liar yang sering tumbuh pada area sekitar tanaman hias.

Akan tetapi, hal tersebut bukan suatu alasan kenapa kita tidak membuat taman. Sebab taman mempunyai peranan penting untuk rumah. Tidak terkecuali untuk penyejuk sekaligus mempercantik rumah.

Salah satu pemecahan masalah untuk mengatasi hal tersebut ialah dengan membuat taman kering. Tepatnya taman yang terdiri dari batu koral atau batu kali serta pasir dan beberapa jenis tanaman yangbersifat tidak membutuhkan air banyak.

Selain itu, taman kering juga tidak membutuhkan penutup tanah rumput, serta tanaman yang dipilih harus mampu menyimpan cadangan air pada batang, akar, ataupun pada bagian daunnya. Sehingga tidak dibutuhkan penyiraman setiap hari.

Pada dasarnya, pembuatan taman kering tidaklah begitu sulit seperti yang dibayangkan. Bahkan kita bebas menentukan desain dari taman sesuai dengan keinginan.

Yang menjadi poin penting hanyalah, taman tersebut bisa menyatu dengan desain rumah serta memperhatikan pemilihan tanaman yang tepat.

Tidak terkecuali juga dengan lokasinya, bisa diposisikan pada bagian dalam ruangan, atau bisa juga di bagian luar ruangan. Asal luas lahan yang tersedia cukup untuk mendesain taman tersebut.

Sedangkan syarat pembuatan taman kering ialah, harus memperhatikan sistem pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik.

Pasalnya, jenis tanaman yang digunakan, terdiri dari beberapa jenis. Salah satunya yang membutuhkan banyak sinar matahari dan juga jenis tanaman yang memerlukan keteduhan.

Selain itu, taman kering dianjurkan untuk menggunakan tempat yang tidak lembab dan gelap. Sebab kondisi tersebut hanya akan membuat tanaman menjadi busuk atau bahkan mati.

Ciri utama dari taman kering tidak lain ialah tentang penggunaan batu alam dan pasir. Akan tetapi, bahan tersebut tidak bisa ditaruh begitu saja ke media tanam atau tanah yang dipakai.

Intinya, sebelum batu dan pasir diletakkan, harus diberi lapisan batu kecil atau kerikil terlebih dahulu. Akan lebih bagus lagi jika menggunakan semen dalam proses pengerasan.

Untuk jenis tanaman yang digunakan, disesuaikan dengan lokasi peletakan taman kering tersebut. Apabila di dalam ruangan, maka pilih jenis tanaman yang tidak banyak membutuhkan sinar matahari.

Sedangkan untuk taman kering yang ada di luar ruangan, maka bisa memilih jenis tanaman yang lebih tahan terhadap paparan sinar matahari langsung. Sebagai contoh ialah katus, palem, sikas, dll.

Untuk perawatan, cukup menjaga tanaman supaya tetap dalam kondisi yang bersih dan apabila memang ada daun yang kering, harus segera dibersihkan.

Friday, April 2, 2021

Jenis Tanaman Hias Yang Bisa Dijadikan Kado

Jenis Tanaman Hias Yang Bisa Dijadikan Kado

Untuk saat ini, merawat tanaman hias semakin populer atau menjadi tren bagi para pecinta tanaman. Bahkan tidak seidkit pula yang masih pemula.

Jenis Tanaman Hias Yang Bisa Dijadikan Kado
Tanaman hias sendiri saat ini bisa dipilih serta dirawat pada luar ruangan ataupun di dalam rumah. Sehingga fungsinya pun bertambah, yaitu menjadi tambahan dekorasi rumah.

Terlepas dari itu, tanaman ini juga mempunyai fungsi untuk menyejukkan sekaligus memberikan udara segar di dalam rumah. Bahkan bisa pula dibungkus untuk dijadikan kado.

Mengutip dari beberapa sumber, ada begitu banyak jenis tanaman hias yang bisa dijadikan kado atau hadiah. Namun disini kami merangkum menurut yang paling populer saja.

Nah, bagi anda yang penasaran dengan beberapa jenis tanaman hias yang bisa dijadikan kado tersebut, berikut ulasannya untuk anda.

1. Homalomena Rubescens “Maggie” Queen of Hearts

Sekedar tambahan informasi, tanaman homalomena ini diakui olah NASA lantaran mempunyai kemampuan bisa memurnikan ruangan dan memberikan udara yang segar dalam ruangan.

Tanaman ini mempunyai daun yang mengkilap serta berbentuk hati menyembul dari bagian batangnya yang berwarna merah.

Apabila diletakkan pada ruangan, tanaman ini sangat cocok diletakkan di atas meja atau krusi yang rendah.

Tanaman ini sangat menyukai terang, akan tetapi tidak langsung dengan jadwal penyiraman yang sedang sekaligus kelembapan yang sedang hingga tinggi.

2. Ficus Benghalensis “Audrey” Bengal Fig

Tanaman ini sangat dipuja di negara asalnya India. Pasalnya tanaman ini dipercaya sebagai pohon tempat Buddha duduk untuk mencapai pencerahan.

Tanaman ini sejatinya tergolong tanaman raksasa lantaran daunnya yang seperti kanopi dan memberikan keteduhan yang baik untuk tanaman lain di sekitar.

Ketika diletakkan dalam ruangan, tanaman ini akan menjadi sedikit lebih kecil serta bisa diletakkan pada ruangan sesuai selera.

3. Monstera Deliciosa Swiss Cheese Plant

Secara umum, tanaman ini dikenal dengan sebutan keju Swiss. Tentunya tanaman ini bisa menjadi hadiah yang sempurna bagi mereka yang baru berkebun dalam ruangan.

Bisa disebut jika tanaman ini tergolong pada jenis tanaman dengan perawatan rendah sekaligus lebih mudah tumbuh.

Bahkan anda bisa menempatkannya di atas dudukan tanaman atau di letakkan pada ruangan manapun di dalam rumah.

4. Philodendron Hederaceum “Brasil”

Mudah dirawat, tanaman ini bisa mentolerir segala macam kondisi cahaya. Akan tetapi unutk membuat pola daun serta pertumbuhan yang baik. Perlu ditempatkan pada area pencahayaan yang terang namun tidak langsung.

Tanaman yang hidupnya merambat ini tampak begitu indaj saat diletakkan di atas rak. Apabila tanaman sudah panjang, maka cukup memotongnya agar tidak terlalu memakan tempat.

5. Rhaphidophora Tetrasperma Mini Monstera

Nama lain dari tanaman ini ialah philodendron ginny atau piccolo. Akan tetapi, pada dasarnya tanaman ini merupakan anggota keluarga dari Araceae, Rhaphodophora Tetrasperma serta bukan anggota dari Monstera atau Philodendron.

Dengan bentuk dan perawakan yang mini, tentu tanaman ini sangat sempurna untuk dijadikan hadiah.

Thursday, April 1, 2021

Cara Menumbuhkan Akar Gantung Pada Batang Beringin

Cara Menumbuhkan Akar Gantung Pada Batang Beringin

Bagaimana Cara Menumbuhkan Akar Gantung Pada Batang Beringin? Pertanyaan ini mungkin saja muncul ketika anda menanam bonsai ficus, akan tetapi tidak ada akar gantung yang tumbuh.

Cara Menumbuhkan Akar Gantung Pada Batang Beringin
Seperti yang kita ketahui, beringin menjadi salah satu tanaman hias yang paling umum ditanam menggunakan metode bonsai.

Hal tersebut pula yang menjadikan tanaman ini semakin menarik. Dengan bentuk mini namun tetap sama dengan tekstur sebenarnya, menjadikan bonsai beringin sangat menarik untuk dimiliki.

Akan tetapi, sebelum anda beranjak pada hal-hal seperti perawatan dan menumbuhkan akar gantung. Tentu juga harus paham dengan langkah penanaman yang baik dan benar. Untuk itu, ada baiknya anda menyimak ulasan berikut hingga selesai.

1. Proses Penanaman Bonsai Beringin

Beringin (Ficus) menjadi salah satu pohon tropis yang begitu ideal untuk dijadikan bonsai. Hampir pada setiap pameran bonsai, jenis tanaman ini selalu menempati posisi terbaik.

Dengan mempunyai bonsai beringin di rumah, tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi para kolektor. Pasalnya pohon ini bisa memberikan aura yang menyenangkan.

Secara dasar, membuat bonsai beringin sangatlah mudah. Pasalnya beringin mempunyai sifat mudah tumbuh dan cepat hidup dalam hal pembesaran cabang-cabangnya.

Akan tetapi, sebenarnya membuat bonsai beringin menjadi bonsai yang benar-benar perantingan serta pembuatan tajuk yang indah, tentu membutuhkan ketelatenan mengenaai hal pengecilan daun beringin.

Tidak sedikit pembudidaya bonsai beringin yang melakukan budidaya dengan menanamnya di lahan (tanah) terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke pot.

Tujuan dari langkah ini ialah supaya batang cepat besar serta memprogram perakaran yang baik. Dengan proses ini, terbukti beringin bisa tumbuh cepat. Akan tetapi pohon masih mempunyai kecenderungan tidak memiliki karakter pohon tua.

Mulanya, gaya atau style pohon beringin yang muncul saat ini berasal dari gaya Taiwan. Pohonnya berbentuk gempal, ungkul, percabangan tertata rapi (antara kanan, kiri, belakang, dan seterusnya).

Sehingga kesan pohon beringin yang sering kita temui di alam Indonesia tidak muncul (beringin yang gagah, percabangan yang acar namun tetap mencerminkan pohon kekar, akar gantung tidak beraturan, serta akar beringin yang menjuntai ke segala arah.

Kondisi inilah yang menjadi tantangan bagi pada pebonsai. Khususnya untuk membuat bonsai beringin dengan gaya Indonesia.

2. Pembuatan Atau Menumbuhkan Akar Gantung

Jika anda sudah lama kenal dengan istilah budidaya bonsai, tentu sedikit banyak sudah paham dengan langkah-langkah yang harus dilakukan saat penanaman.

Dalam hal ini, tips ataupun triks dalam menumbuhkan akar gantung pada bonsai beringin sangatlah mudah. Sebab cara yang bisa dilakukan hanyalah mengelupas kulit cabang yang akan dibuat akar gantung dengan pisau, upayakan di bagian bawah.

Untuk proses selanjutnya, olesakan tanah pada bekas luka, umumnya hal ini bisa memicu pertumbuhan akar. Supaya akar gantung bisa mencapai tanah, bisa pergunakan pipet atau sedotan minuman, kemudian arahkan lurus ke tanah.

Upayakan pertumbuhan akar yang mulai muncul, bisa memanjang mengikuti pipet yang sudah dipasang tadi.

Wednesday, March 31, 2021

Tips Sebelum Membuat Taman Kering Di Rumah

Tips Sebelum Membuat Taman Kering Di Rumah

Ingin tahu Tips Sebelum Membuat Taman Kering Di Rumah? Sudah tepat jika anda membaca artikel ini. Sebab disini kami akan menjabarkan tentang beberapa tips terkait dengan pembuatan taman kering.

Tips Sebelum Membuat Taman Kering Di Rumah
Seperti yang kita ketahui, taman kering menjadi salah satu taman yang saat ini semakin digandrungi pada kalangan masyarakat.

Bisa disebut jika tanaman kering berisi beberapa jenis tanaman yang memang membutuhkan air dalam jumlah sedikit. Sehingga tingkat perawatannya pun sangat mudah serta tidak menyita banyak waktu.

Meski terbilang mudah dan sederhana, khususnya dalam hal perawatan yang dibutuhkan. Akan tetapi, biaya awal untuk menghadirkan taman kering cukup terbilang fantastis.

Sebab angaran yang harus disediakan cukup besar, bahkan akan cukup menguras anggaran rumah tangga. Oleh karena itu, perlu perhitungan matang agar semua biaya bisa di minimalisir.

Biaya yang dibutuhkan tersebut tidak lain ialah untuk pembelian material pilihan. Sebagai contoh ialah batu alam, batu koral, dan juga ornamenlain yang tentunya membutuhkan dana tambahan.

Nah, supaya taman kering yang anda rancang memperoleh hasil sesuai dengan konsep. Maka terdapat beberapa tips yang bisa diterapkan.

Untuk lebih jelasnya, anda bisa menyimak daftar singkat dibawah ini. Baca perlahan saja ya!

1. Siapkan Desain Dan Lay Out

Untuk langkah pertama, anda perlu menyiapkan desain sekaligus lay out dari taman kering yang diinginkan. Layout desain tersebut, nantinya akan mempermudah dalam proses pembuatan.

Terlepas dari prediksi dan memperkirakan kebutuhan material, layout nyatanya bisa membuat tampilan taman kering semakin cantik dan tertata dengan baik.

2. Mengecek Sistem Drainase

Mengingat bahwa konsep dari taman ialah jenis taman kering. Maka sangat penting bagi anda untuk melakukan pengecekan pada sistem drainase.

Tentu hal ini sangat penting untuk anda perhatikan. Tujuannya ialah untuk menghindari genangan air yang bisa memicu tumbuhnya lumut pada area sekitar taman kering.

3. Pilih Tanaman Yang Sesuai

Selain mengecek sistem perairan, tentu anda juga harus pintar dalam menentukan jenis tanaman sesuai dengan kondisi cahaya pada lokasi taman kering yang akan dibuat.

Kenapa hal ini patut diperhatikan? Sebab tidak semua tanaman cocok dijadikan taman kering. Sehingga, pastikan anda memilh tanaman yang memang diperuntukkan untuk kondisi tersebut.

4. Manfaatkan Ijuk / Media Pasir

Desain taman kering membutuhkan alas yang bisa menggunakan ijuk ataupun media pasir. Sebagai catatan, kedalaman yang dibutuhkan kurang lebih sekitar 5 cm.

Bahan ijuk disini, mempunyai peran sebagai pengganti tanah yang akan menyerap air pada saat proses penyiraman tanaman ataupun air hujan. Bahkan media ini juga akan memperlancar drainase.

5. Jangan Takut Bereksperimen

Sebagai pemula, anda tidak harus takut untuk melakukan ekperimen. Salah satunya dalam hal penggunaan material pengisi taman kering.

Jika memang dibutuhkan, anda bisa memanfaatkan material bekas di sekitar rumah. Selain menghemat bujet, tentu bisa memanfaatkan bahan yang memang masih layak guna.

Tuesday, March 30, 2021

Tanaman Hias Yang Tidak Baik Untuk Kesehatan

Tanaman Hias Yang Tidak Baik Untuk Kesehatan

Meski mempunyai perawakan yang indah, nyatanya ada juga Tanaman Hias Yang Tidak Baik Untuk Kesehatan. Nah, agar anda tidak salah dalam memilih dan menempatkan tanaman hias di rumah. Ada baiknya jika menyimak ulasan dibawah ini.

Tanaman Hias Yang Tidak Baik Untuk Kesehatan
Pada kebanyakan jenis tanaman, menyimpan beberapa manfaat seperti halnya membuat rumah tampak lebih indah, sekaligus juga menjadi pembersih udara di sekitarnya.

Akan tetapi, anda juga harus berhati-hati dalam memilih tanaman untuk diletakkan pada sekitar rumah. Hal tersebut untuk menghindari beberapa hal buruk yang mungkin terjadi.

Pasalnya, ada beberapa jenis tanaman hias yang justru berbahaya bagi kesehatan. Baik itu bagi anda sendiri atau bisa pula bagi hewan peliharaan.

Nah berperan sebagai salah satu referensi, berikut beberapa jenis tanaman hias yang mempunyai potensi bahaya bagi kesehatan. Apa saja?

1. Kuping Gajah

Hampir semua orang mengenal salah satu jenis tanaman hias yaitu kuping gajah. Pasalnya, hampir bisa dipastikan bahwa setiap pekarangan rumah di Indonesia, mempunyai tanaman hias yang satu ini.

Akan tetapi, tanaman dengan nama latin dieffenbachia ini bisa berdampak buruk jika tidak sengaja tertelan.

Pasalnya, daun dari kuping gajah bisa menyebabkan dinding saluran pernafasan membengkak serta jalan udara bisa tertutup.

Bahkan untuk beberapa kasus, hanya dengan menggosok daunnya saja sudah bisa menyebabkan sensasi terbakar atau gatal pada kulit.

2. Oleander

Mempunyai perawakan bunga yang mini dan lucu karena berwarna-warni. Namun mengkonsumsi sedikit bunga ini bisa bedampak fatal bagi tubuh.

Daun dari bunga yang umumnya mempunyai warna putih, pink, atau merah ini bisa sangat berbahaya bagi anak kecil.

Sebab gejala keracunan yang timbul seperti halnya detak jantung melambat, mengantuk, dan juga gemetar.

3. Bunga Lili

Jika melihat dari warna dan bentuk bunga, tentu tanaman hias bunga lili sangat cocok untuk dipelihara di pekarangan rumah.

Akan tetapi kenyataannya, bunga indah yang identik dengan warna putih ini berbahaya bagi kucing. Khususnya tanaman dari genus Hemerocallis.

Jika secara tidak sengaja sedikit bunga dikonsumsi, maka bisa menimbulkan gejala gagal ginjal. Atau bahkan yang terparah bisa menyebabkan kematian.

4. Hydrangea

Bunga hydrangea sangat umum tumbuh bergerombol dan identik dengan bunganya yang didominasi dengan warna biru keunguan.

Secara umum, bunga hydrangea di tanam di halaman rumah untuk memperindah taman dan pekarangan.

Namun perlu anda tahu, bunga ini mempunyai kandungan sianida. Jika termakan sedikit saja, maka dampaknya bisa sangat fatal.

5. Rhododendron Dan Azalea

Mempunyai warna yang mencolok dan tampak sedap dipandang mata. Tentunya tanaman hias yang satu ini juga layak untuk ditanam di kebun.

Akan tetapi, kesemua bagian dari tanaman ini (baik bunga, daun, ataupun batangnya), bisa menimbulkan bahaya jika termakan.

Anda akan mengalami gejala sakit perut, kesulitan bernafas, lumpuh, koma, atau bahkan hingga menyebabkan kematian jika tidak sengaja mengkonsumsinya.

Taman Belakang

[Taman][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done