Bercocok Tanam: Tanaman Obat
News Update
Loading...
Showing posts with label Tanaman Obat. Show all posts
Showing posts with label Tanaman Obat. Show all posts

Monday, March 22, 2021

Tanaman Hias Ekor Kucing Dan Manfaatnya Untuk Tubuh

Tanaman Hias Ekor Kucing Dan Manfaatnya Untuk Tubuh

Selain berguna sebagai tanaman hias, nyatanya bunga ekor kucing mempunyai manfaat tanaman obat. Kemampuannya dipercaya sangat ampuh untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit sekaligus mempercepat penyembuhan luka.

Tanaman Hias Ekor Kucing Dan Manfaatnya Untuk Tubuh
Sekedar untuk tambahan referensi, tanaman ekor kucing mempunyai nama latin Acalypha hispida Burm. F. Serta merupakan jenis tanaman yang berasal dari Hindia Barat.

Sesuai dengan namanya, tumbuhan ini mempunyai bunga yang dikeuarkan oleh ketiak daun. Seperti halnya ekor kucing.

Warna dari tanaman ini merah hapir serupa dengan darah. Lantaran mempunyai bentuk yang unik, bunga ini sering dijadikan tanaman hias serta biasa ditanam di pekarangan rumah.

Yang menjadi poin pertanyaan disini ialah, apa saja manfaat tanaman ekor kucing? Bagian dari tanaman ekor kucing bisa dimanfaatkan sebagai bahan obat herbal. Termasuk diantaranya bagian daun dan bunganya.

Hal tersebut tentunya tidak lepas dari kandungan senyawa alami yang baik untuk tubuh. Sedangkan untuk manfaat secara ringkas ialah, bisa mengatasi disentri, radang usus, mual, muntah, mimisan, BAB berdarah, cacingan, luka bakar, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Agar pengetahuan anda tidak setengah-setengah, berikut beberapa manfaat dari tanaman ekor kucing. Sekaligus cara yang tepat untuk mengolahnya.

1. Menyembuhkan Cacingan

Umumnya gejala cacingan sering terjadi pada kalangan anak-anak. Dalam hal ini, anda bisa memanfaatkan bunga ekor kucing.

Umumnya, gejala cacingan pada anda mempunyai badan yang kurs meski asupan makanan sudah cukup banyak.

Cara mengolahnya ialah dengan merebus 15 gr bunga ekor kucing dengan air bersih secukupnya. Kemudian, dinginkan air yang direbus tadi dan disaring. Selanjutnya anda bisa langsung mengkonsumsi air rebusan bunga ekor kucing tadi.

2. Mengatasi Disentri

Disentri bisa diatasi secara alami, yakni dengan menggunakan bunga ekor kucing sebanyak 10 hingga 30 gram. Cuci bersih bunga tersebut dan rebus dengan air hingga mendidih.

Selanjutnya, tunggu hingga air rebusan menjadi dingin. Saring dan langsung konsumsi untuk memperoleh manfaat dari bunga ekor kucing tersebut.

3. Mengobati Radang Usus

Selain disentri, bunga ekor kucing juga bermanfaat untuk mengatasi radang usus. Cara pengolahannya pun cukup sederhana.

Yakni dengan menyiapkan bunga ekor kucing sebanyak 30 gram, cuci bersih, dan rebus dengan air secukupnya hingga mendidih. Proses selanjutnya cukup dengan meminum air rebusan secara rutin.

4. Mengatasi Luka Berdarah

Luka yang mengeluarkan darah bisa diobati dengan menggunakan daun tanaman ekor kucing. Caranya cukup dengan mengambil segenggam daun tanaman tersebut dan tumbuh hingga halus.

Penggunaannya, cukup dengan membubuhkan daun tanaman ekor kucing yang sudah halus pada luka. Selanjutnya balut dengan kain perban.

5. Menyembuhkan Muntah Darah

Bunga ekor kucing juga ampuh untuk mengatasi muntah darah. Cukup ambil bunga ekor kucing, cuci dan kunyah bersama dengan pinang putih, kencur, jahe, dan daun pulai muda. Lakukan secara rutin agar hasil lebih maksimal.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum. Semoga bisa membantu dan memberikan manfaat bagi yang membutuhkan.

Monday, February 15, 2021

Cara Budidaya Dan Menanam Kunyit Di Rumah

Cara Budidaya Dan Menanam Kunyit Di Rumah

Tidak berbeda dengan jenis tanaman rimpang yang lain, Cara Menanam Kunyit pun bisa anda lakukan dengan mudah. Namun langkah-langkahnya harus diterapkan dengan benar agar hasil lebih maksimal.

 

Kunyit sendiri termasuk pada salah satu jenis bumbu yang lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sifatnya yang mendinginkan, serta aromanya yang khas. Menjadikan kunyit sangat sulit tergantikan.

Cara Budidaya Dan Menanam Kunyit Di Rumah

Cara menanam kunyit di rumah bisa anda terapkan dengan mengikuti beberapa langkah sederhana yang sudah kami siapkan. Seperti apa da bagaimana? Yuk simak uraian berikut :

 

1. Persiapan Bibit

Poin pertama yang harus diperhatikan ialah pemilihan bibit kunyit. Langkah ini sangat penting untuk menentukan kualitas panen di belakang hari.

 

Dalam hal ini, anda perlu memastikan bahwa bibit kunyit berasal dari indukan yang bagus dan sehat. Ambil rimpang kunyit yang sudah tua, agar hasil lebih bagus dan tunas lebih mudah tumbuh.

 

2. Proses Penyemaian

Cara menyemai kunyit ialah dengan meletakkan rimpangnya pada permukaan tanah yang lembab. Pastikan pula jika rimpang tersebut tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung.

 

Selanjutnya, taburi rimpang dengan tanah secukupnya serta siram setiap sore hari agar lebih cepat menumbuhkan tunas.

 

Apabila rimpang kunyit sudah tumbuh sekitar 10 cm, maka ambil tunas tersebut dan potong. Untuk setiap pot atau polybag, diisi dengan satu tunas saja.

 

3. Menyiapkan Media Tanam

Media tanam untuk budidaya kunyit dipersiapkan dengan mencampur tanah gembur, kompos, dan juga pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Campur semua bahan dan masukkan ke dalam pot.

 

Ukuran pot yang paling ideal ialah mempunyai diameter sekitar 20 cm dan tinggi 40 cm. Masukkan campuran media tanam tadi setinggi 30 cm.

 

4. Memindah Bibit Ke media Tanam

Proses pemindahan bibit harus dilakukan dengan hati-hati. Ikuti beberapa langkah berikut :

  • Buatlah lubang pada media tanam dengan kedalaman sekitar 8 cm. Dan masukkan bibit yang sudah siap.
  • Tutup kembali lubang tanam dengan media campuran tanah, kompos dan pupuk kandang.
  • Proses akhirnya ialah dengan menyiram bibit hingga tanah menjadi lembab.

 

5. Proses Pemupukan

Agar hasil tanam lebih optimal, tentu penting pula untuk melakukan pemupukan. Gunakan pupuk kompos atau organik dan sebisa mungkin hindari pupuk kimia.

 

Pemupukan bisa dilakukan setiap satu bulan sekali. Kombinasikan tanah, pupuk kandang, dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1:1.

 

6. Penyiraman Kunyit

Penyiraman pada tanaman kunyit bisa dilakukan paling tidak sebanyak 2 hingga 3 hari sekali. Tujuannya agar tanah atau media tanam tetap lembab.

 

Siram tanaman kunyit pada sore hari secukupnya saja. Hindari menyiram terlali banyak, seban air yang tergenang bisa menyebabkan kunyit menjadi busuk.

 

Bagaimana dengan proses panen dari tanaman kunyit? Idealnya setelah tanaman berusia 7 hingga 8 bulan, barulah anda bisa memanen tanaman kunyit.

 

Hal ini agar rimpang kunyit yang dihasilkan lebih sehat, tidak kusut, tidak cepat membusuk, mempunyai berat yang ideal, serta tetap segar meski disimpan dalam kurun waktu yang lama.

Saturday, February 13, 2021

Kaya Akan Manfaat, Ini Dia Cara Menanam Temu Kunci Di Rumah

Kaya Akan Manfaat, Ini Dia Cara Menanam Temu Kunci Di Rumah

Temu Kunci sangat umum digunakan untuk bumbu dapur dan juga tanaman obat. Dibalik semua itu, rimpang yang satu ini juga menyimpan berjuta manfaat untuk kesehatan.

 

Sekedar untuk tambahan informasi, temu kunci merupakan jenis tanaman semak semusim yang mempunyai batang semu. Bentuk dari umbi atau rimpangnya sedikit berbeda dengan rimpang lain.

Kaya Akan Manfaat, Ini Dia Cara Menanam Temu Kunci Di Rumah

Rimpang dari temu kunci berbentuk memanjang ramping, hampir serupa dengan jari. Dan warna rimpangnya kuning muda serta mempunyai aroma yang khas.

 

Jika membaca atau mendengar namanya, tidak sedikit orang yang sudah paham dengan bentuknya. Meski tidak sepopuler jenis rimpang lain, namun temu kunci juga menjadi primadona bagi orang yang suka ramuan herbal.

 

Temu kunci dipercaya bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Hal ini karena tidak lepas dari kandungan pinostrobin dan pinocembrine yang dikenal sebagai obat anti kanker.

 

Sedangkan di Indonesia, pemanfaatan temu kunci sering dimanfaatkan untuk obat masuk angin, meredadakan gejala sariawan, menyembuhkan batuk, menurunkan demam, dan masih banyak lagi yang lainnya.

 

Pertanyaannya, bagaimana cara menanam temu kunci sendiri di rumah? Jika anda mempunyai pekarangan atau sedikit tanah kosong, maka tidak ada salahnya untuk membudidayakan tanaman yang satu ini.

 

Selain berfungsi sebagai apotek hidup, tentu temu kunci juga mempunyai peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Poin penting lainnya, rumah anda akan lebih sehat sebab udara di sekitar rumah terasa sejuk dan bersih.

 

Langkah penanaman temu kunci sangatlah mudah. Bisa ditanam di pot atau langsung ditanam di tanah. Berikut cara yang bisa anda lakukan :

 

1. Menanam Temu Kunci Di Pot

Setidaknya ada 5 poin penanaman temu kunci menggunakan media pot. Kesemuanya sangat mudah dan bisa langsung anda praktekkan.

  • Pertama, anda harus menyiapkan pot dengan diameter 40 hingga 50 cm.
  • Siapkan tanah yang sudah digemburkan dan di campur dengan sekam dan pupuk kandang.
  • Ambil anakan temu kunci, usahakan mengambil bibit yang kondisinya baik dan tidak busuk.
  • Selanjutnya, tanam anakan temu kunci tersebut pada pot dan letakkan pada area yang terkena paparan sinar matahari secara langsung. Baik itu di depan ataupun belakang rumah.
  • Jika sudah selesai, maka lakukan penyiraman setidaknya 1 kali sehari.

 

2. Menanam Temu Kunci di Tanah Langsung

Berbeda dengan menanam di pot, menanam temu kunci langsung di tanah juga sangat mudah. Berikut langkah selengkapnya :

  • Pertama, cari dan tentukan lokasi yang terkena paparan sinar matahari langsung.
  • Gali tanah tersebut dengan kedalaman 10 hingga 15 cm. Diamkan selama kurang lebih 3 hari untuk mengurangi tingkat keasaman tanah.
  • Masukkan anakan (bibit) temu kunci ke dalam lubang, kemudian tutup dengan tanah yang sudah dicampur dengan sekam dan pupuk organik.
  • Lakukan penyiraman sehari sekali untuk menjaga kelembapan tanah.

 

Selamat mencoba!

Thursday, February 11, 2021

Cara Budidaya Dan Menanam Jahe Merah Dalam Polybag

Cara Budidaya Dan Menanam Jahe Merah Dalam Polybag

Pada masa pandemi seperti sekarang ini, budidaya jahe merah menjadi primadona karena mempunyai manfaat untuk menambah daya tahan tubuh. Bagi anda yang ingin mencoba budidaya sendiri, berikut tips yang bisa anda ikuti.

 

Seperti yang kita ketahui, usaha budidaya jahe merah menjadi salah satu bidang usaha dalam bidang agribisnis yang cukup populer serta bisa menguntungkan.

 

Cara Budidaya Dan Menanam Jahe Merah Dalam Polybag
Pada kalangan masyarakat pedesaan khususnya, banyak dari mereka membudidayakan jahe merah yang kemudian dijual ke masyarakat kota. Atau bahkan hingga di ekspor ke luar negeri dikarenakan permintaan yang cukup tinggi.

 

Dan kenyataannya, budidaya jahe merah juga bisa dilakukan di pekarangan dengan lahan yang sempit, yakni dengan menggunakan polybag ataupun karung bekas pakan.

 

Media tanam yang dibutuhkan berupa tanah, pupuk organik dan pasir dengan perbandingan 2:1:1. Sedangkan untuk bibitnya, bisa diambil dari tanaman jahe yang sudah tua. Cirinya ialah tajuk sudah kering.

 

Bagaimana langkah yang harus dilakukan dalam proses penyemaian, perawatan, hingga panen? Sebenarnya sangat sederhana saja, cukup ikuti langkah berikut :

 

1. Proses Penyemaian

Untuk proses pertama ini, anda bisa memanfaatkan peti kayu. Pada bagian dasar peti letakkan bibit satu lapis. Selanjutnya beri sekam padi atau abu gosok, begitupun seterusnya dan yang paling atas ialah sekam padi atau abu gosok.

 

Dalam kurun waktu 2 hingga 4 minggu, benih akan mulai tumbuh. Jika sudah tumbuh dengan ketinggian sekitar 10 cm atau 3 hingga 5 daun, jahe sudah bisa ditanam di polybag.

 

2. Proses Penanaman

Proses penanaman bibit jahe dalam polybag atau karung harus dilakukan dengan hati-hati. Buat lubang pada polybag sesuai dengan ukuran bibit, selanjutnya masukan media seperti tanah, pasir dan pupuk organik.

 

Kemudian tutup dengan media di sekitarnya dan padatkan ala kadarnya saja. Pasca proses penanaman selesai, media dan bibit harus sering disiram dengan air secukupnya supaya pertumbuhannya maksimal.

 

3. Proses Pemeliharaan

Langkah pemeliharaan tanaman jahe dalam polybag sangatlah mudah. Sebab hanya anda hanya perlu melakukan penyiangan, penyiraman, penggemburan media, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit.

Setidaknya, sekitar usaia 10 bulan jahe merah sudah bisa dipanen. Tanaman yang tampak sudah tua dan siap dipanen ialah pohonnya yang sudah melewati masa mengering. Hal ini bisa diketahui dari daun dan batang yang berubah menjadi kuning dan sudah mengering.

 

4. Proses Panen

Untuk memanen jahe dalam polybag sangatlah mudah. Sebab anda tidak harus susah payah menggali atau sejenisnya. Anda hanya perlu emenggunakan cetok atau bisa langsung dengan merobek polybag yang sudah mulai lapuk.

 

Dengan hati-hati, angkat rimpang jahe agar tidak rusak. Kemudian bersihkan dari tanah serta kotoran yang masih menempel.

 

Untuk satu rumpun tanaman jahe yang ada dalam satu media tanam polybag, umumnya bisa menghasilkan rimpang mulai dari 2 hingga 5 kg.

Sunday, February 7, 2021

Cara Menanam Ginseng Jawa Agar Tumbuh Subur Dan Sehat

Cara Menanam Ginseng Jawa Agar Tumbuh Subur Dan Sehat

Bagaimana Cara Menanam Ginseng Jawa Agar Tumbuh Subur Dan Sehat? Informasi untuk pecinta tanaman, ternyata ginseng jawa bisa ditanam pada media pot atau polybag. Penasaran? Yuk simak rangkuman berikut!

 

Seperti yang kita ketahui, menanam ginseng di rumah bisa suatu hobi atau bahkan dijadikan lahan bisnis sampingan jika di geluti secara serius.

Cara Menanam Ginseng Jawa Agar Tumbuh Subur Dan Sehat

Akan tetapi, sebelum masuk pada pembahasan yang lebih lanjut. Anda juga harus paham dan kenal dengan jenis tanaman yang satu ini.

 

Ginseng sendiri merupakan sejenis tanaman yang mempunyai bentuk seperti akar yang menyerupai manusia. Meski identik dengan Korea Selatan, namun nyatanya ginseng tidak hanya tumbuh di negara tersebut.

 

Melansir dari beberapa sumber, setidaknya ada 3 jenis ginseng berdasar dari lokasi tumbuh. Beberapa diantaranya ialah ginseng Asis (Oriental), Ginseng Amerika, dan Ginseng Siberia.

 

Untuk syarat tumbuh dari tanaman ini ialah berada di ketinggian sekitar 0-1 hingga 1.600 mdpl, mempunyai suhu 2-33 derajat Celsius, kondisi tanah yang sibur, serta mempunyai sistem irigasi yang baik.

 

Untuk bisa budidaya ginseng Jawa dengan media pot, ada beberapa poin yang perlu diperhatikan. Beberapa diantaranya mencakup :

 

1. Menyiapkan Benih

Ada dua cara menanam ginseng, pertama dengan menyemai biji, dan kedua ialah dengan metode stek batang. Akan tetapi, kedua cara ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

 

Beberapa aspek penting yang harus diperhatikan saat memilih bibit : Berasal dari tanaman induk yang sehat dan sudah matang, sudah disimpan selama 3 hari pada area yang lembab, serta dipotong pada bagian pangkah dengan bentuk miring.

 

2. Menyiapkan Media Tanam

Media tanam yang harus disiapkan juga sangat bervariasi, mulai dari pupuk kandang, tanah gembur, arang sekam, pot atau polybag, cetok, dan air secukupnya.

 

3. Proses Penanaman Bibit

Setelah semua perlangkapan siap, maka anda sudah bisa menuju pada proses penanaman. Berikut dua cara menanam ginseng yang bisa anda lakukan :

 

Menaman Ginseng Dengan Metode Semai Biji

  • Campur tanah gembur, pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1 serta aduk semuanya menggunakan cetok.
  • Masukkan bahan tadi pada media tanam pot atau plybag dan tebarkan biji
  • Tutup dengan campuran tanah dan pupuk dan siram dengan air secukupnya.


Menanam Ginseng Dengan Metode Stek Batang

  • Campur tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1
  • Masukkan bahan tadi pada media tanam dengan ukuran sedang (ketinggian sekitar 15 cm)
  • Buat lubang di bagian tengah dn tancapkan ginseng jawa yang sudah disiapkan.
  • Tambah campuran tanah dan pupuk kandang kemudian padatkan tanah agar ginseng bisa berdiri tegak
  • Siram dengan air secukupnya hingga tanah menjadi lembab.

 

4. Proses Pemeliharaan

Setelah proses penanaman, tentu anda harus melakukan perawatan yang baik agar ginseng bisa tumbuh maksimal. Setidaknya ada 3 poin yang patut diperhatikan.

 

Penyiraman : Siram ginseng sebanyak 2 hingga 3 kali sehari, sesuai usia tanaman. Jangan menyiram terlalu berlebihan agar tanamanginseng tidak busuk.

 

Penyulaman : Langkah ini penting dilakukan jika tanaman tidak tumbuh atau mati. Gantilah bibit dengan yang baru agar pertumbuhan bisa dilakukan serentak.

 

Pemupukan : Pakai pupuk serbuk atau cair dalam proses pemupukan. Setidaknya anda bisa melakukannya minimal 1 hingga 2 bulan sekali.

 

Bagaimana dengan proses panen? Jika usia tanaman sudah mencapai 4 hingga 5 bulan, maka Ginseng Jawa pun sudah bisa dipanen.

Saturday, January 23, 2021

Cara Menanam Daun Mint Menggunakan Stek Batang

Cara Menanam Daun Mint Menggunakan Stek Batang

Pada dasarnya, Cara Menanam Daun Mint Menggunakan Stek Batang sangatlah sederhana. Yang terpenting anda sudah paham dengan langkah-langkah yang harus dilakukan. Seperti apa dan bagaimana? Akan lebih baik jika anda menyimak artikel ini hingga tuntas.


Daun mint termasuk salah satu herbal yang mempunyai banyak manfaat. Aroma yang segar serta daunnya yang berkhasiat, menjadikan banyak orang untuk menanamnya.

Cara Menanam Daun Mint Menggunakan Stek Batang

Daun mint bisa dijadikan tanaman hias yang cantik, baik di dalam (indoor) atau di luar rumah (outdoor). Tanaman ini bisa menjadi penutup tanah, dirambatkan pada pagar, serta bisa juga ditanam dalam pot.


Selain berkhasiat obat, daun mint dikenal juga sebagai pengusir nyamuk dan menyegarkan udara. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, daun mint digunakan untuk teh dan campuran masakan.


Bagi anda yang penasaran dengan cara menanam daun mint, berikut beberapa langkah yang bisa anda lakukan :


1. Pemilihan Batang

Menaman daun mint bisa dilakukan dengan metode stek batang, bahkan pertumbuhannya lebih cepat dibanding dengan cara lain.


Tingkat keberhasilan dari stek batang sangat tinggi. Sehingga agar upaya anda tidak gagal, harus pintar dan memastikan sudah memilih batang yang berkualitas.


Dalam hal ini, anda bisa memilih batang yang segar dan tidak layu. Pastikan pula kulit batang berwarna hijau kecokelatan serta tidak cacat. Pastikan juga batang mint terbebas dari hama dan kotoran.


2. Pemotongan Batang

Ketika sudah mendapat batang yang tepat, maka anda bisa memotongnya. Potong dengan panjang minimal 5 hingga 7 cm. Anda bisa menggunakan pisau atau gunting untuk memotongnya.


Pada bagian bawah batang, buang daun dan sisakan 3hingga 4 daun di bagian atas. Potong pula beberapa batang lain dengan cara yang sama.


3. Perendaman Batang

Setelah dipotong dan dibersihkan daunnya, maka anda bisa merendam batang mint dalam air. Siapkan gelas atau toples yang di isi air. Masukkan batang hingga bagian bawah terendam air. Akan tetapi, jangan sampai pada bagian daun di pucuk.


Diamkan selama satu minggu. Pada masa ini, ganti air setiap 4 atau 5 hari sekali. Tujuannya agar tanaman tidak membusuk.


4. Pemindahan Bibit Daun Mint

Setelah batang mint tumbuh akar yang cukup panjang, maka anda sudah bisa memindahnya pada media tanah. Sebelumnya anda harus menyiapkan pot yang sudah diisi tanah. Mint suka tanah dengan pH sedikit asam, antara 6,5 hingga 7,0.


Buat lubang dengan jari dan masukkan batang mint yang kemudian dipadatkan. Batang harus tegak dengan kedalaman 2-3 cm. Pastikan lubang tanah tertutup dengan baik.


5. Perawatan Daun Mint

Langkah perawatan yang paling penting dalam penanaman daun mint hanyalah menjaga kelembapan tanah. Jadi pastikan tanah tetap basah dan tidak kering.


Tanaman mint sangat suka dengan naungan parsial. Jadi anda bisa meletakkannya di bawah sinar matahari asal sering disiram. Berikan pula pupuk organik 1 minggu sekali.


6. Pemanenan Daun Mint

Anda bisa memanen daun mint jika panjang batangnya sudah mencapai 6 hingga 8 inchi. Jangan memanen lebih dari sepertiga tanaman dalam sekali panen. Sebab bisa menyebabkan tanaman melemah.

Sekian dari kami dan semoga bisa membantu bagi yang membutuhkan. Selamat mencoba!

Thursday, January 21, 2021

Purwaceng, Tanaman Khas Dieng Yang Kaya Manfaat

Purwaceng, Tanaman Khas Dieng Yang Kaya Manfaat

Tanaman purwaceng atau yang juga dikenal dengan antanan gunung (Pimpinella pruatjan), merupakan tanaman berkhasiat obat yang tergolong suku Apiaceae. Tumbuhan ini banyak dikenal lantaran khasiat afrodisiak yang bisa diperoleh dari akarnya. Akar tersebut diolah dalam bentuk bubuk yang dikonsumsi bersama kopi atau susu.


Sedangkan untuk ciri, penampakan dari fisik purwaceng dalam bentuk terna kecil dan tumbuh mendatar di atas permukaan tanah seperti halnya pegagan dan semanggi. Daun berukuran kecil warna hijau kemerahan.

Purwaceng, Tanaman Khas Dieng Yang Kaya Manfaat

Jika dibahas lebih lanjut, tanaman ini hanya bisa ditemukan di pulau Jawa. Dampak dari populasi yang rendah serta permintaan industri, saat ini purwaceng semakin langka karena hanya tumbuh di daerah pegunungan tinggi.


Wilayah yang diketahui masih ditumbuhi purwaceng ialah Dieng, Jawa Tengah. Banyak pecinta tanaman yang sudah berupaya untuk memperbanyak (budidaya) yanaman ini, namun merasa kesulitan karena sulit menghasilkan biji.


Sejak dulu kala, khasiat afrodisiak dari purwaceng memang sudah tercatat oleh kalangan istana di Jawa. Beberapa penelitian ilmiah pun di mulai untuk mengetahui secara pasti manfaat dari tanaman tersebut.


Dari sejumlah penelitian yang sudah dilakukan, diketahui bahwa efek nyata pemberian tanaman terhadap kemampuan kesehatan pria sangat ampuh. Maka dari itu, tanaman ini menjadi buruan dan tidak sedikit pula yang berniat untuk budidaya sendiri di rumah.


Menurut yang kami kutip dari hasil studi peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2007. Seluruh bagian dari tanaman purwaceng bisa digunakan sebagai obat tradisional. Akan tetapi, bagian yang paling berkhasiat ialah akarnya.


Dibenarkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, purwaceng mempunyai sifat diuretika dan afrodisiak. Fungsinya ialah untuk meningkatkan atau menambah stamina.


Secara umum, tanaman dengan kemampuan seperti ini mempunyai kandungan berupa senyawa saponin, alkaloid, tanin serta beberapa senyawa lain dengan manfaat untuk menguatkan tubuh dan memperlancar peredaran darah.


Selain itu, akar purwaceng mempunyai kandungan senyawa turunan (kumarin) yang sering dipergunakan dalam industri obat modern. Namun bukan untuk afrodisiak, melainkan untuk obat anti bakteri, antu fungi, dan anti kanker.


Akan tetapi, sebuah penelitian yang bersumber dari buku Mitos Seputar Masalah Kesehatan Reproduksi, menyebut jika purwaceng bisa meningkatkan stamina pria, meningkatkan hormon testosteron, serta meningkatkan jumlah spermatozoid.


Untuk memperoleh manfaat yang memang benar-benar bisa dirasakan, purwaceng harus diminum selama 7 hingga 15 hari. Terlepas dari itu, tanaman ini juga bermanfaat untuk menghangatkan tubuh, saraf, otot, mengatasi masuk angin, pegal linu, meluruhkan saluran kemih, bersifat analgesik, menurunkan demam (panas), obat cacingan, anti bakteri, dan juga anti kanker.


Purwaceng yang masih asli (tanpa campuran), mempunyai rasa yang sangat khas. Yakni bercita rasa pedas yang diperoleh dari bagian akar dan biji.

Tuesday, December 8, 2020

Manfaat Dan Cara Menanam Temu Rapet Dalam Pot

Manfaat Dan Cara Menanam Temu Rapet Dalam Pot

Ingin tahu manfaat dan cara menanam temu rapet? Yuk simak ulasan singkat yang sudah kami rangkum dibawah ini.


Dilansir dari berbagai sumber, temu rapet atau yang juga dikenal sebagai kunci pepet, merupakan sejenis rempah yang berbentuk rimpang. Bahkan banyak yang menyebut jika tanaman ini masih satu kerabat dengan kencur.

Manfaat Dan Cara Menanam Temu Rapet Dalam Pot

Berbeda dengan kencur yang umum dipakai untuk bumbu dapur, temu rapet lebih khusus digunakan untuk pengobatan karena khasiat didalamnya. Terlepas dari itu, bentuk daunnya yang indah juga menjadikan temu rapet sebagai tanaman hias.


Di beberapa daerah, temu rapet dikenal dengan beragam panggilan. Seperti halnya temu putri, temu lilin, kunir putih, dan masih banyak lagi yang lainnya.


Seperti apa ciri dari temu rapet? Dikutip dari Wikipedia, tanaman ini berbentu terna yang tidak seberapa tinggi, tegak, dan mempunyai sekitar 2 hingga 5 helai.


Daunnya bertangkai dengan pelepah sepanjang 7 hingga 24 cm. Bentuk helaiannya menjorong dan sering muncul pola kembang yang simetris, hijau dan keputihan.


Sedangkan dari sisi penyebaran, temu rapet diduga berasal dari wilayah Indocina. Akan tetapi bisa ditemukan pula menyebar alami di wilayah Asia, tidak terkecuali Indonesia.


Tumbuhan yang satu ini banyak ditemukan dan bisa tumbuh subur di hutan jati, pegunungan bahwa, hutan bambu, serta padang-padang rumput dengan ketinggian hingga 1.300 mdpl.


Bagaimana jika ingin budidaya tanaman temu rapet? Tidak berbeda dengan keluarganya yang masih tergolong jenis temu-temuan, tamu rapet bisa diperbanyak dengan cara menanam kembali rimpangnya.


Terdapat dua fase dalam pertumbuhan temu rapet, yaitu fase vegetatif yang tumbuhnya bisa dengan daun dan batang semu. Serta fase generatif yang biperbanyak dengan cara mengambil bonggol atau tunas anakan yang tumbuh.


Kenapa temu rapet banyak dikonsumsi sebagai jamu? Apa saja manfaatnya? Selain berperan sebagai tanaman hias, temu rapet juga sangat umum dikonsumsi sebagai ramuan herbal.


Jika secara tradisional, rimpang dari kunci pepet dipakai untuk obat sakit perut dan juga disentri. Umbi kecil dari tanaman ini mengandung air dan mempunyai manfaat untuk mendinginkan.


Sangat tidak heran jika temu rapet ini dimanfaatkan sebagai bedak, pasalnya temu rapet bersifat mendinginkan. Terlebih lagi, campuran jamu untuk ibu melahirkan ini bisa menambah selera makan.

 

Terlepas dari itu, temu rapet juga dipakai untuk pembuatan parfum, anti serangga, dan dijakan bahan makanan dengan cara konsumsi sebagai sayur dan lalapan.


Apa fungsi temu rapet hanya sebagai obat saja? Selain sebagai jamu, tumbuhanya ini nyatanya bisa dipakai untuk pembuatan kosmetik. Rimpang dan umbinya yang didestilasi bisa menghasilkan minyak atisiri.


Kandungan inilah yang mempunyai sineol yang beraroma kamper. Bahkan jika anda hobi memelihara tanaman, bentuk daun dari temu rapet bisa digunakan untuk tanaman hias yang bisa ditanam dalam pot.

Saturday, December 5, 2020

Manfaat Dan Cara Menanam Kencur Di Rumah

Manfaat Dan Cara Menanam Kencur Di Rumah

Masyarakat Indonesia sudah tidak asing dengan nama keuncur. Sebab rimpang ini sangat umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Baik untuk bumbu masakan ataupun ramuan jamu.


Kencur atau yang juga dikenal sebagai cekur, merupakan tanaman yang mempunyai akar batang yang tumbuh didalam tanah. Umumnya dipakai untuk rempah dan ramuan obat.

Manfaat Dan Cara Menanam Kencur Di Rumah

Jika mempelajari lebih jauh, kencur masuk pada jenis tanaman tergolong empon-empon (rimpang) yang masih satu suku dengan temu-temuan (zingberaceae).


Rimpang sendiri mempunyai kandungan dan minyak atsiri dan alkaloid yang bisa dimanfaatkan sebagai stimulan. Sehingga sangat tidak heran jika kencur mempunyai khasiat yang cukup baik dalam menjaga kesehatan.


Menurut yang kami rangkum dari Wikipedia berbahasa Indonesia, kencur merupakan temu kecil yang bisa tumbuh subur di daerah dataran rendah atau pegunungan yang kondisinya tanahnya gemur serta tidak terlalu banyak air.


Sedangkan untuk cirinya, jumlah helaian daun tidak lebih dari 2 hingga 3 lembar saja. Susunan daun berhadapan dan tumbuh menggeletak di atas permukaan tanah.


Dari sisi bunga, tersusun majemuk setengah duduk dengan kuntum bunga berjumlah antara 4 hingga 12 buah. Bibir bunga berwarna lembayung yang dominan berwarna putih.


Jika anda ingin budidaya kencur, harus memilih waktu yang tepat agar tanaman ini bisa tumbuh baik. Kencur bisa tumbuh subur saat musim penghujan.


Dalam hal ini, anda pun bisa menggunakan media tanam berupa pot atau bisa juga langsung ditanam ditanah yang cukup paparan sinar matahari. Area yang cocok ialah setengah ternaungi dan kondisi tanah tidak terlalu basah.


Kenapa kencur kaya akan manfaat? Apa saja kandungan didalamnya? Pertanyaan ini bisa terjawab dengan mudah jika anda mencari referensi yang tepat.


Berbicara jujur, kencur memang kaya akan kandungan kimia alami yang sangat baik untuk tubuh. Beberapa kandungan tersebut mencakup pati, mineral, minyak atsiri (sineol, asam metil, asam penta dekaan, asam sinamat, borneol, etil ester, kamphene, asam anisat, paraeumarin, alkaloid, dan juga gom.


Manfaat Kencur Untuk Kesehatan

Tidak jarang digunakan sebagai obat herbal, kencur menyimpan beragam manfaat yang bisa diperoleh dengan mengkonsumsinya sebagai jamu. Manfaat yang paling umum ialah : meringankan gejala sakit kepala, meredakan batuk, melancarkan / meluruhkan keringat, dan mengeluarkan dahak.


Cara Budidaya / Menanam Kencur

Untuk bisa budidaya kencur, sebenarnya langkah yang perlu diterapkan sangatlah sederhana. Sebab anda hanya memerlukan rimpang kencur yang dijadikan sebagai bibit.

  • Pertama, anda siapkan kencur yang sudah tua (tidak terlalu muda)
  • Letakkan kencur pada area yang lembab dan sedikit basah (bisa menggunakan polybag, pot, atau diletakkan langsung pada tanah).
  • Jika sudah muncul tunas, maka anda bisa memindahkannya pada media tanam permanen.
  • Usahakan menanam kencur pada media yang gembur, lembab, dan sedikit ternaungi.

Thursday, December 3, 2020

Cara Tanam Belimbing Wuluh Agar Cepat Berbuah

Cara Tanam Belimbing Wuluh Agar Cepat Berbuah

Bisa disebut sebagai tanaman yang mudah tumbuh, untuk tidaklah sulit bagi anda untuk menanamnya sendiri dirumah. Selain bisa dimanfaatkan sebagai bumbu masakah, belimbing wuluh juga kaya akan manfaat untuk kesehatan.


Belimbing wuluh atau yang juga dikenal dengan sebutan belimbing sayur, merupakan sejenis pohon kecil yang diperkirakan berasal dari Kepulauan Maluku.

Cara Tanam Belimbing Wuluh Agar Cepat Berbuah

Untuk saat ini, tanaman ini banyak dikembangbiakkan dan tumbuh baik di Indonesia, Filipina, Myanmar, Sri Lanka, dan juga Malaysia.


Umumnya, tanaman ini biasa ditanam di pekarangan untuk diambil buahnya yang memiliki rasa asam. Dikarenakan rasanya yang menyegarkan tersebut, buah belimbing wuluh sering dijadikan bumbu masakan dan juga campuran untuk ramuan jamu.


Menurut yang kami rangkum dari Wikipedia, belimbing merupakan pohon buah yang tinggi pohonnya bisa mencapai hingga 5 m.


Ukuran batang tidak begitu besar, degan daun majemuk , menyirip dan ganjil. Sedangkan anak daunnya bertangkai pendek, bulat dan berujung runcing.


Pertanyaannya, kenapa belimbing wuluh sering dijadikan campuran jamu? Tentu ada alasan tersendiri kenapa buah ini dimanfaatkan sebagai obat herbal.


Dikutip dari beberapa sumber, belimbing sayur mempunyai manfaat untuk melegakan tenggorokan, meredakan batuk, meluruhkan dahak, serta sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit.


Bagian yang paling umum digunakan sebagai obat ialah bunganya. Bunga belimbing wuluh diseduh dengan gula batu, kemudian diminum untuk menyembuhkan batuk.


Nah, bagaimana cara budidaya dan menanam belimbing wuluh di rumah?

Untuk bisa budidaya tanaman ini, anda bisa melakukannya dengan cara menyetek batangnya. Langkah-langkah yang bisa diterapkan ialah :

  • Pilihlah pohon belimbing wuluh yang sudah terbukti mempunyai atau bisa berbuah lebat. Sebab bibit dari pohon yang bagus, tentu hasil tanamnya juga akan bagus.
  • Potong salah satu batang (cabang) yang tidak terlalu muda dan juga tidak terlalu tua (sedang-sedang saja).
  • Rendam batang yang sudah dipotong tadi ke dalam larutan perangsang pertumbuhan akar selama kurang lebih 1 malam.
  • Selanjutnya, siapkan media tanam berupa pot besar atau polybag, isi dengan campuran tanah gembur dicampur dengan pupuk kandang.
  • Tancapkan potongan batang belimbing wuluh yang sudah direndam pada pot atau polybag tadi.
  • Lakukan penyiraman dan usahakan penanaman dilakukan pada awal musim hujan. Tujuannya ialah agar kondisi lingkungan tetap lembab serta batang belimbing wuluh tidak kering.


Selain menggunakan cara stek batang, sebenarnya anda bisa menanam benih yang tumbuh di area sekitar tanaman induk. Atau bisa juga dengan membeli bibitnya di toko tanaman.


Akan tetapi, cara tersebut kadang memberikan hasil yang kurang maksimal. Sebab anda tidak tahu indukan atau asal dari bibit tersebut. Sehingga bisa saja belimbing wuluh yang anda tanam tidak berbuah.

Tuesday, December 1, 2020

Daun Sirih, Tanaman Obat Yang Kaya Manfaat

Daun Sirih, Tanaman Obat Yang Kaya Manfaat

Ingin menamam daun sirih di rumah? Ketahui dulu kandungan dan manfaatnya. Dalam hal ini, tidak sedikit orang yang belum tahu tentang manfaat sirih. Padahal jika kita tahu, khasiat daun sirih sangat dahsyat untuk kesehatan tubuh.


Seperti yang kita ketahui, sirih merupakan tanaman asli Indonesia. Ia bisa tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain. Sebagai salah satu budaya, daun dan buahnya sangat umum dikunyah berama gambir, pinang, tembakau dan juga kapur.

Daun Sirih, Tanaman Obat Yang Kaya Manfaat

Akan tetapi, saat ini mengunyah daun siri sudah dikaitkan dengan pemicu penyakit kanker mulut. Serta berdampak pada pembentukan squamous cell carcinoma yang bersifat malignan.


Selain itu, kapur yang dikunyah bersama sirih, menjadikan gusi mengkerut (periodentitis) yang bisa menjadikan gigi tangal, meski pada dasarnya sirih mempunyai kandungan antiseptik yang bisa mencegah gigi berlubang.


Sejak dulu kala, sirih memang sudah lazim dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Fungsinya mempunyai peranan penting dalam kehidupan serta beberapa upacara adat di rumpun Melayu.


Sedangkan di Indonesia sendiri, sirih merupakan jenis flora khas Kepulauan Riau. Masyarakat disana sangat menjunjung tinggi budaya upacara makan sirih. Khususnya ketika upacara penyambutan tamu serta menggunakan sirih sebagai obat berbagai jenis penyakit.


Dengan fungsi yang cukup signifikan, tidak heran jika masyarakat Indonesia sering menanam daun sirih. Selain bisa menjadi tanaman obat, tentunya sirih juga sangat indah dijadikan tanaman hias.


Dari sekian banyak manfaat sirih, apa sih saja kandungan yang terdapat pada tanaman yang satu ini? Dalam hal ini, daun sirih kaya akan minyak atsiri.


Didalamnya mengandung minyak terbang, seskuiterpen, pati, diatase, gula serta zat samak dan kavikol. Fungsi dari beberapa senyawa alami ini bisa mematikan kuman, antioksidasi dan juga fungisida yang bersifat antijamur.


Jika dibahas secara singkat, sirih mempunyai khasiat untuk menghilangkan bau badan yang disebabkan oleh bakteri dan cendawan. Bahkan daun sirih juga mempunyai sifat menahan pendarahan, menyembuhkan luka, serta mengatasi gangguan sistem pernafasan.


Tidak hanya itu saja, sirih juga bersifat mengerutkan, mengeluarkan dahak, meluruhkan ludah, bersifat hemostatik, dan menghentikan pendarahan.


Umumnya, sirih dipakai untuk menyumbat hidung berdarah dengan cara mencuci hingga bersih dan menggulungnya sebelum dipakai untuk menyumbat lubang hidung.


Ditambah lagi, sirih juga mempunyai kandungan bahan aktif fenol dan kavikol yang bisa dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama penghisap. Kandungan ini umum didapat dari jenis sirih hutan.


Apa saja manfaat daun sirih untuk kesehatan? Manfaat sendiri masih terbagi dengan cara pemakaian. Bisa untuk konsumsi dan juga pemakaian luar (obat balur).


Sirih yang dikonsumsi dipercaya bisa mengobati batuk, sariawan, jerawat, bronkitis, keputihan, demam berdarah, sakit gigi, bau mulut, asma, haid tidak teratur, bau ketiak, membersihkan mata, gusi bengkak, radang tenggorokan, dan masih banyak lagi yang lainnya.


Sedangkan untuk pemakaian luar, sirih diyakini bisa menyembuhkan eksim, luka bakar, kurap kaki, korengan, bisul, mimisan, pendarahan gusi, sakit mata, menghilangkan gatal, dan juga mengurangi produksi ASI yang berlebihan.

Tuesday, November 24, 2020

Kumis Kucing, Tanaman Hias Dengan Manfaat Obat

Kumis Kucing, Tanaman Hias Dengan Manfaat Obat

Siapa yang tidak kenal dengan kumis kucing, tanaman yang masih satu keluarga dengan Lamiaceae ini tergolong jenis tanaman obat dan termasuk tanaman asli Indonesia.


Sekedar untuk tambahan informasi, kumis kucing masuk tanaman obat yang mempunyai batang basah dan tegak. Bahkan di beberapa wilayah, tanaman ini dikenal dengan sbutan remujung, songot koceng, serta masih banyak lagi.

Kumis Kucing, Tanaman Hias Dengan Manfaat Obat

Ketika kita berbicara tentang ciri-ciri, kumis kucing termasuk terna tegak, dan mempunyai akar pada setiap buku-bukunya. Sedangkan untuk ketinggian, bisa mencapai hingga 2 meter.


Untuk lebih jelasnya mengenai ciri daun, bunga, dan yang lainnya, anda bisa menyimak cuplikan gambar diatas. Bunganya berwarna putih dan bentuknya memanjang seperti kumis kucing.


Pertanyaannya, apa yang menjadikan tanaman kumis kucing disebut sebagai tanaman obat? Pada poin ini, nyatanya kumis kucing menyimpan banyak manfaat untuk pengobatan.


Tidak sedikit orang yang memanfaatkan daun kumis kucing basah ataupun kering untuk menanggulangi berbagai penyakit.


Di Indonesia sendiri, daun yang kering digunakan sebagai obat untuk memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik), sedangkan di India dipergunakan untuk menyembuhkan rematik.


Masyarakat Indonesia memanfaatkan daun kumis kucing sebagai obat tradisional, dengan upaya untuk menyembuhkan batuk, encok, masuk angin, dan juga memperlancar sistem pencernaan (sembelit).


Selain itu, daun dari kumis kucing mempunyai manfaat untuk mengobati radang ginjal, batu ginjal, kencing manis (diabetes), rematik, albuminuria, penyakit syphilis, dan juga menurunkan kadar glukosa darah.


Disamping itu, sifat diuretik yang tersimpan pada daun kumis kucing, sering juga digunakan untuk antibakteri. Sehingga dengan mengkonsumsi tanaman ini, tubuh akan lebih sehat secara alami.


Bagaimana cara budidaya atau menanam kumis kucing agar tumbuh maksimal? Untuk saat ini, tidak sedikit masyarakat yang menjadikan kumis kucing sebagai tanaman hias.


Akan tetapi, agar tanaman ini bisa tumbuh baik, tentunya anda juga harus memperhatikan beberapa poin yang menjadi syarat tumbuh dari tanaman ini. Apa saja?


1. Memperhatikan Iklim

Kumis kucing bisa tumbuh pada wilayah yang mempunyai curah hujan ideal, yakni sekitar 3.000 mm per tahun.


Sedangkan untuk kebutuhan sinar matahari, harus terpapar penuh tanpa ternaungi. Pasalnya, adanya naungan hanya akan menurunkan ekstrak daun.


Sedangkan untuk poin lainnya, anda juga harus paham dengan suhu udara yang dibutuhkan. Terbilang sederhana, sebab kumis kucing bisa tumbuh baik pada area panas hingga sedang.


2. Media Tanam Yang Cocok

Secara dasar, tanaman kumis kucing bisa dengan mudah tumbuh pada lahan-lahan pertanian. Sedangkan untuk produksi, akan lebih baik memilih tanah yang gembur, subur, dan juga banyak mengandung humus.


Jika anda memang berniat untuk budidaya, gunakanlah tanah andosol dan latosol. Sebab akan membuat kumis kucing tumbuh maksimal.


Selain beberapa poin diatas, anda juga harus memperhatikan gulma atau hama yang mungkin menyerang. Anda bisa menyiangi gulma serta memberantas hama dengan penyemprotan pestisida.

Thursday, November 19, 2020

Cara Menanam Serai Di Rumah Paling Mudah

Cara Menanam Serai Di Rumah Paling Mudah

Serai atau yang juga dikenal dengan nama sereh mempunyai banyak sekali manfaat. Sehingga tidak heran jika banyak orang yang membudiyakannya.


Bisa disebut jika serai termasuk pada jenis tanaman rerumputan dan dikenal sebagai tanaman obat lantaran mempunyai khasiat bagi kesehatan.

Cara Menanam Serai Di Rumah Paling Mudah

Nah, bagi anda yang penasaran ingin menanam serai sendiri dirumah. Berikut beberapa langkah yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber.


1. Proses Pembibitan

Poin pertama dalam menanam serai ialah memperhatikan cara pembibitan yang benar. Langkah ini tidak harus repot dengan menyemai biji, sebab penanaman bisa langsung dengan batang yang sudah jadi.


Perhatikan dan periksa daun serai, jika daun sudah memiliki akar, maka anda bisa menanamnya langsung ke tanah.


Namun untuk serai yang tidak berakar, anda harus menumbuhkannya menggunakan media tanam air, sebelum akhirnya dipindahkan pada pot ataupun polybag.

 

Cara menanam serai menggunakan media air

Pengembangbiakan serai nyatanya bisa menggunakan media air. Untuk alat dan bahan yang dibutuhkan ialah :

  • Wadah berupa gelas atau mug dengan ukuran sedang, air bersih, dan daun serai tanpa akar.
  • Masukkan serai tanpa akr tersebut ke dalam gelas yang sudah di isi 1/4 air bersih dengan suhu normal.
  • Pastikan serai berdiri tegak (tidak miring) dan pastikan pula bagian bonggol bawah terendam air.
  • Jaga volume air tidak berlebihan, kemudian simpan gelas berisi serai tadi pada area yang tidak terpapar sinar matahari langsung.
  • Umumnya, waktu tumbuh memerlukan waktu 1 minggu. Semakin panjang daun, maka akar akan semakin cepat tumbuh.


Cara Menanam Serai Menggunakan Media Tanah

Penting diketahui, serai bisa tumbuh dengan sistem vegetatif (menanam batangnya). Hal ini yang juga menjadikan tanah sebagai media tanam terbaik.
Langkah penerapannya pun sederhana, dan alat yang dibutuhkan hanyalah : pot tanah dengan ukuran sedang, tanah, cetok, sekam padi, pupuk kandang (kompos), bibit tanaman serai yang sudah muncul akar.


Cara penanamannya ialah : 

  • Campur tanah dengan sekam padi, sekaligus pupuk kandang yang sudah disiapkan. Perbandingan yang diterapkan 2:1:1.
  • Setelah tercampur, masukkan ke dalam pot dan buat lubang pada tengah-tengah tanah sedalam 10 hingga 15 cm.
  • Tancapkan bibit serai yang sudah berakar, pastikan posisinya berdiri tegak dan tidak layu.
  • Tutup kembali lubang dengan tanah dan padatkan.
  • Proses akhirnya ialah dengan menyiram dengan air hingga permukaan tanah basah.


2. Langkah Perawatan

Tidak hanya memperhatikan cara tanam saja, anda juga harus paham dengan langkah perawatan agar serai bisa tumbuh baik.


Cara yang paling sederhana ialah dengan menjaga pemupukan dan penyiraman. Disarankan untuk penyiraman dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari, dengan tujuan agar daun tidak layu.


Sedangkan untuk pemupukan, disarankan melakukannya ketika usia serai sudah mencapai 4, 8, hingga 16 minggu. Akan tetapi, anda juga harus berhati-hati dengan tumbuhan parasit yang tumbuh disekitar serai.


3. Proses Panen Serai

Jika sudah melalui semua tahapan diatas, sekarang saatnya anda bisa memanen hasil. Serai bisa dipanen setelah berumur 8 hingga 10 bulan.


Bagaimana? Cukup mudah dan sederhana saja bukan?

Monday, October 5, 2020

Akar Pepaya Bisa Menjadi Tanaman Obat, Apa Saja Manfaatnya?

Akar Pepaya Bisa Menjadi Tanaman Obat, Apa Saja Manfaatnya?

Akar Pepaya Bisa Menjadi Tanaman Obat. Yang menjadi pertanyaan disini ialah, Apa saja manfaat dari akar pepaya tersebut? Nah, untuk memberikan jawaban yang lebih lengkap, silahkan simak ulasan yang sudah kami rangkum dibawah ini.


Seperti yang kita ketahui, pepaya merupakan salah satu buah yang sangat digemari oleh berbagai kalangan. Terlepas dari rasanya yang manis, pepaya juga mempunyai banyak manfaat, tidak terkecuali untuk melancarkan sistem pencernaan.

Akar Pepaya Bisa Menjadi Tanaman Obat, Apa Saja Manfaatnya?

Dan nyatanya, pepaya tidak hanya bisa dikonsumsi buahnya saja, melakinkan akarnya pun bisa menjadi obat herba yang didalamnya menyimpan jutaan manfaat.


Seperti namanya yang sudah tidak asing, pepaya bisa dikonsumsi pada bagian buah untuk konsumsi, daun untuk sayur dan jamu, bahkan akarnya pun sering digunakan untuk menjaga kesehatan tubuh.
Akar pepaya mempunyai kandungan zat papalna, kalium, midosim, papayatin, damar, dan juga tasin. Manfaat yang diperoleh untuk tubuh diantaranya :


1. Mengatasi Cacingan

Akar pepaya sangat umum dimanfaatkan untuk mengobati cacingan. Dikarenakan cacing merupakan penyakit infeksi atau parasit dalam tubuh, tentu akar pepaya bisa menjadi alternatif yang kemampuannya sudah tidak diragukan lagi.


Pada sebuah penelitian, diperoleh hasil bahwa akar pepaya mempunyai efek anthelmintik terhadap cacing ascaris suum. Setelah mengkonsumsi air rebusan akar pepaya, efek anthelmintik akan mematikan cacing dalam usus dan dikeluarkan bersama kotoran.


2. Sebagai Antioksidan

Berdasar dari skrining fitokimia, ekstrak etanol yang diperoleh dari akar pepaya, menunjukkan bahwa ekstrak tersebut kaya akan senyawa alkaloid, fenol, flavonoid, tanin, saponin, dan glikosida.


Manfaat dari akan pepaya ini mampu menjaga dan memenuhi kebutuhan antioksidan pada tubuh manusia.


Terlepas dari itu, akar pepaya ini juga mempunyai kandungan gula alami yang terbukti sangat aman untuk dikonsumsi, khususnya bagi mereka yang menderita penyakit diabetes ataupun penyakit jantung.


3. Menyembuhkan Malaria

Akar pepaya mempunyai kemampuan untuk mengatasi sakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, yaitu malaria.


Pada beberapa kasus malaria yang banyak terjadi pada wilayah Timur Indonesia, sangat jelas jika penyakit ini mengancam nyawa.


Dengan meminum air rebusan akar pepaya secara rutin setiap hari, maka akan membantu penderita malaria untuk kembali sehat.


4. Mengatasi Rematik

Akar pepaya diyakini bisa mengatasi penyakit rematik. Umumnya penyakit ini diderita oleh orang lanjut usia serta memiliki kesamaan dengan asam urat.


Penderita rematik akan mengalami sakit yang aman sangat pada bagian persendian serta sering kumat tiba-tiba. Oleh karena itu, ramuan herbal dari akar pepaya bisa menjadi alternatifnya.


5. Menyembuhkan Sakit Kandung Kemih

Sakit kandung kemih bisa diketahui dengan adanya gejala yang dirasakan, umumnya akan terasa sakit saat buang air kecil.


Jika anda menderita sakit pada bagian kandung kemih, maka tidak ada salahnya jika mencoba ramuan dari akar pepaya ini. Sebab akar pepaya memang sudah lama digunakan sebagai obat tradisional.

Sunday, October 4, 2020

Daftar Tanaman Obat Hidroponik Kaya Manfaat

Daftar Tanaman Obat Hidroponik Kaya Manfaat

Daftar Tanaman Obat Hidroponik Kaya Manfaat ini pada dasarnya bukanlah tanaman yang asing. Sebab kesemuanya sudah dikenal dan mungkin sebelumnya anda pun pernah mengkonsumsinya sebagai obat tradisional. Akan tetapi, apakah anda tahu jika tanaman obat tersebut juga bisa menjadi hiasan rumah? Simak ulasan berikut agar anda lebih paham.


Sudah umum diketahui, tanaman obat atau yang juga dikenal dengan tanaman herbal, mempunyai banyak jenis sekaligus manfaat yang tersimpan didalamnya. Mulai dari kemampuan menyembuhkan penyakit ringan, hingga pada jenis penyakit yang paling berat. Selain itu, obat herbal juga sudah banyak di uji dan diperbandingkan dengan jenis obat yang sudah dicampur bahan kimia.


Selain mempunyai peran sebagai obat, umumnya tanaman jenis ini juga sering dimanfaatkan untuk rempah masakan. Nah dibanding anda harus membeli secara terus-menerus, tidak ada salahnya jika bercocok tanam sendiri dirumah.


Merangkum dari beberapa sumber di internet, ada begitu banyak jenis tanaman obat yang juga bisa ditanam dengan menggunakan metode hidroponik. Beberapa diantaranya ialah lemon balm, sage, dill, serta masih banyak lagi yang lainnya.


Secara dasar, tata cara penanaman tidak berbeda jauh dengan jenis tanaman hidroponik yang lain. Akan tetapi, dari sisi manfaat, kesemuanya mempunyai peran berbeda. Akan tetapi, bisa memberikan manfaat positif bagi anda yang menanamnya.


Apa saja tanaman obat yang bisa ditanam dengan sistem hidroponik? Untuk lebih jelasnya, dibawah ini kami sudah merangkum beberapa jenis tanaman obat yang sering ditanam menggunakan teknik hidroponik :


1. Lemon Balm

Tanaman dengan nama latin Melisa Officinalis ini merupakan jenis tanaman sejenis mint yang mempunyai aroma seperti lemon. Sekedar untuk tambahan informasi, lemon balm merupakan bahan untuk membuat teh herbal, namun juga mempunyai peran untuk bumbu memasak ikan.


Selain sebagai bumbu, lemon balm juga mempunyai fungsi sebagai obat. Didalamnya terdapat antivirus dan antibakteri yang dipercaya bisa menyembuhkan herpes simplex. Bahkan penggunaan secara rutin juga ampuh untuk memperbaiki daya ingat dan mengobati Alzheimer.


2. Daun Seledri

Seledri yang mempunyai nama latin Apium graveolens L merupakan jenis sayuran dan tumbuhan obat yang umum dipakai sebagai bumbu masakan. Bisa disebut jika seledri adalah tumbuhan serbaguna, khususnya sebagai sayuran dan obat-obatan.


Pada bagian daun dan tangkai, digunakan sebagai sayuran, sedangkan umbinya untuk campuran sup. Daunnya juga dipakai untuk lalap atau dipotong kecil yang kemudian ditabur pada atas sup, bakso, soto, atau jenis masakan berkuah lainnya.

 

3. Parsley (Peterseli)

Tanaman dengan nama latin Petroselinum cripsum ini merupakan jenis tanaman warna hijau yang umumnya dipakai sebagai daun penghias makanan. Peterseli sering dipakai dengan cara dirajang dan ditabur pada bagian atas makanan atau potongan daunnya diletakkan di atas makanan agar tampak lebih cantik.


Selain sebagai pelengkap bumbu pada makanan, peterseli juga bisa dipergunakan sebagai campuran jus buah, yakni untuk memperkuat rasa serta khasiat kesehatan yang didapat.

 

4. Sage

Tanaman yang dikenal dengan nama latin Salvia Officinalis ini merupakan jenis tanaman herbal aromatik yang tergolong dari keluarga Lamiaceae. Habitat asli berasal dari wilayah Mediterania, namun bisa juga tanam dimana saja.


Biasanya, sage ditanam untuk diambil daunnya serta banyak pula dipergunakan pada kuliner masakan Eropa. Terlepas dari itu, sage sering dikeringkan atau dibakar untuk mengusir nyamuk dengan aroma wangi yang menyegarkan.

 

5. Mint (Peppermint)

Mint masuk apda jenis tanaman dari keluarga labiatae. Setidaknya, ada lebih dari 3.200 jenis mint. Tanaman ini juga masuk pada keluarga lavender, rosemary, peppermint, serta spearmint.


Umumnya, daun dan minyak mint dipakai untuk penyedap makanan serta menambah keharuman parfum. Terlepas dari itu, mint dipakai dalam pembuatan obat-obatan, bahkan dijadikan bahan baku untuk produk permen karet, pasta gigi, penyegar nafas, dan permen.

 

6. Oregano

Masuk pada jenis spesies umum dari origanum, oregano mempunyai nama latin origanum vulgare dan merupakan genus dari keluarga mint (lamiaceae).


Daun oregano merupakan sebuah tumbuhan herbal yang umumnya dipakai untuk penambah atau penguat bumbu masakan di negara-negara Eropa. Biasanya oregano ditambahkan pada jenis masakan seperti daging panggang, sup, telur, teh, pizza dan jenis masakah lainnya.


7. Dill

Dill merupakan jenis tumbuhan yang mempunyai bunga dan tumbuhan semusim dari keluarga apiaceae. Jika di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan sebutan adas sowa atau adas manis.


Adas manis mempunyai bentuk daun yang hampir mirip dengan cemara, mempunyai bunga warna kuning, dan juga buah dengan aroma yang sangat menyengat. Akan tetapi, tanaman ini sering dipergunakan untuk pelengkap bumbu dapur.


Tanaman adas manis berasa dari negara Timur Tengah dan Asia Barat, akan tetapi saat ini sudah mudah pula ditemukan di Indonesia.


Umumnya, Adas sowa sering dipakai sebagai penyedap dan penambah aroma pada beberapa jenis masakan, khususnya masakan yang berbahan ikan, sebab adas bisa menghilangkan bau amis. Daun dill ini juga sering dipakai untuk sup dan acar supaya aromanya menjadi lebih awet.

 

8. Basil

Tanaman ini mungkin sedikit asing di telinga orang Indonesia, akan tetapi orang Eropa justru menganggapnya sebagai rempah yang diwariskan oleh tradisi Yunani Kuno.


Umumnya, daun basil dipergunakan untuk menambah rasa pada pasta, beberapa jenis olahan ikan, atau bahkan sering dikonsumsi sebagai salad.


Daun basil mempunyai kandungan minyak atsiri yang sangat membantu dalam menenangkan stress atau depresi. Selain itu, kandungan ini juga mempunyai manfaat sebagai anti-radang dan antioksidan.
Berdasar dari hasil studi kesehatan, basil sangat berguna untuk mengatasi beberapa penyakit seperti gejala flu ringan, demam, gatal pada tenggorokan, infeksi pada mulut dangusi, sakit gigi, serta sakit kepala ringan.


9. Bangun-Bangun

Daun bangun-bangun masuk pada jenis tanapan tropis yang daunnya mempunyai aroma sehingga dikenal dengan tanaman aromatik. Tanaman ini banyak ditemukan di India dan Ceylon Afrika Selatan, mempunyai bunga yang bentuknya tajam, serta mengandung minyak atsiri.


Di negara India, tanaman ini juga sudah lama dikenal sebagai obat demam malaria, hepatopati, batu ginjal dan kandung kemih, batuk, asma kronik, cekukan, bronkitis, cacingan, kolik dan kejang.


Didalamnya terdapat kandungan flavonoid berupa quercetin, apigenin, luteolin, genkwanin, dan salvigenin. Bahkan daun ini juga sudah dibuktikan sebagai anti inflamasi lantaran bekerja sebagai penghambat respon infamasi yang di induksi siklooksigenase, dan terbukti sebagai anti kanker serta anti tumor oleh penelitian Kaliappan, 2008; Mangathayaru,2008.


Pengkonsumsian daun bangun-bangun umumnya dalam bentuk sop yang dimasak secara tradisional. Namun juga ada yang sudah modern dengan kemasan kaleng.


10. Thyme Dan Rosemary

Menurut dari sumber referensi, jenis tanaman obat hidroponik ini bisa tumbuh dengan baik dan banyak dibudidayakan pada daerah tropis. Akan tetapi, sistem penanaman kurang cocok menggunakan metode sumbu (sistem wick).


Jika anda memang ingin menanam, lebih disarankan untuk menerapkan media perlite dan vermiculite atau sekam bakar. Penyiramannya cukup satu kali dalam dua minggu.


Itulah Daftar Tanaman Obat Hidroponik Kaya Manfaat, semoga bisa membantu!

Saturday, September 26, 2020

Cocor Bebek, Tanaman Hias Dengan Fungsi Obat

Cocor Bebek, Tanaman Hias Dengan Fungsi Obat

Ulasan tentang Cocor Bebek, Tanaman Hias Dengan Fungsi Obat, mungkin sudah banyak beredar pada beberapa referensi di internet. Bahkan bisa dibaca dimana pun ketika anda menghendakinya.


Tidak sedikit orang yang masih belum paham dengan manfaat cocok bebek. Sebab orang-orang mengenal jika tanaman ini hanya berperan sebagai tanaman hias saja.

Cocor Bebek, Tanaman Hias Dengan Fungsi Obat

Dan nyatanya, tanaman ini mempunyai kandungan yang bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Beberapa diantaranya ialah : Asam lemon, vitamin C, asam apel, glukoside, tanin, dan juga bryophyllin A.


Jika dibawah secara singkat, pengobatan tradisional yang menggunakan cocor bebek ialah : Infeksi, peradangan, hipertensi, batu ginjal, dan juga rematik. Selain itu, ada beberapa manfaat tanaman obat cocor bebek. Apa saja?


1. Antiseptik / Anti Infeksi

Cocor bebek mempunyai kandungan anti-inflamasi serta anti-bakteri yang sangat baik dalam menggantikan antiseptik guna menyembuhkan luka pada kulit.


Ditambah lagi, anti-bakteri didalamnya mampu mencegah adanya iritasi yang diakibatkan oleh luka. Bagaimana pemanfaatannya? Cukup haluskan cocor bebek, beri sedikit air, kemudian tempelkan pada luka.


2. Mengurangi Gejala Sakit Kepala

Karena berasal dari bahan alami, cocor bebek sangat aman dikonsumsi meski tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Anda bisa langsung mengunyah daun cocor bebek yang baru dipetik untuk meredakan sakit kepala.


Didukung dengan kandungan asam fomiat, magnesium, glucoside, dan kalsium, tentu gejala sakit kepala bisa segera teratasi. Jika tidak suka bahan mentah, anda bisa merebusnya terlebih dahulu.


3. Menurunkan Demam

Daun cocor bebek bisa dipergunakan sebagai alternatif obat kompres. Cara penerapan juga sangatlah sederhana, cukup haluskan beberapa lembar daun cocor bebek, kemudian tempelkan pada kening atau dahi.


4. Melancarkan Sirkulasi Darah

Dengan cara dikonsumsi, ramuan dari cocor bebek sangat baik dalam melancarkan sirkulasi darah. Sehingga secara tidak langsung, bisa mencegah hipertensi (tekanan darah tinggi).


Cukup tumbuk kasar daun cocor bebek secukupnya, kemudian dikonsumsi selagi hangat. Bisa pula ditambah sedikit asam jawa agar rasanya lebih nikmat dan tidak menimbulkan eneg.


5. Mengatasi Jerawat Dan Bekasnya

Terkhusus untuk kalangan hawa yang sangat peduli dengan penampilan, tentu penggunaan cocor bebek sangat mendukung untuk mengatasi masalah pada wajah, tidak terkecuali jerawat dan bekasnya.


Peranan cocor bebek bisa menggantikan masker wajah yang banyak dijual di pasaran. Akan tetapi cocor bebek lebih aman dan tidak ada kandungan bahan kimia.


Penerapan yang bisa dilakukan ialah dengan menghaluskan cocor bebek hingga berbentuk pasta, kemudian balurkan pada wajah sebagai masker. Jangan lupa tambah air jika terlalu kental.


6. Meluruhkan Batu Ginjal

Seperti yang sudah kami jelaskan diatas, cocor bebek diperkaya oleh kandungan senyawa alami yang baik untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit.


Tidak hanya untuk melancarkan sirkulasi saja, namun bisa pula meluruhkan saluran kemih yang secara tidak langsung sangat baik untuk mengatasi masalah batu ginjal.


Demikianlah sedikit ulasan tentang fungsi herbal cocor bebek. Semoga bisa membantu!

Taman Belakang

[Taman][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done